Wednesday, December 14, 2011

Ada Pizza Di Nasi Goreng Kemang

Amel udah kayak Tarot Reader deh ;-D

Makanan yang dipesan apa aja yak? Saya gak terlalu inget ;> Saya sih pesan Nasi Goreng Hijau

Yeeeay...Pizza di Nasi Goreng Kemang.
Tanggal 29 Oktober 2011 saya , Mbak Lien (kakak) dan Amel ke Nasi Goreng Kemang. Ujug-ujug saya dan Amel lagi pengen kesana. Nggak usah cerita banyak-banyak deh ya, lagipula di sana dilarang memotret ;-D Dan saya pernah menuliskan pengalaman kami makan disini setahun yang lalu. Ini ceritanya : Warung (Cafe) Nasi Goreng Kemang.

Saturday, October 29, 2011

Sushie Eating Contest @ Gandaria City

Be The Part of New History 
Breaking The New MURI Record
SUSHI EATING CONTEST
By SUSHI TEI & GANDARIA CITY
Saturday, 29 October 2011
@ North Mainstreet Gandaria City

Kalau bukan karena akan masuk rekor MURI saya sebenarnya muuuaaallleees banget harus menuju venue ;-) Tetapi akhirnya sampai juga saya di Gandaria City. Sebenarnya kami bertiga (Saya, Dina & CTJ) telah mendaftar di  Sushi Tei Kelapa Gading sebagai peserta. Namun CTJ yang awalnya paling semangat untuk memenangkan pertandingan mengalami masalah dengan kesehatannya. Yaaaah, padahal dia khan yang kami unggulkan untuk menjadi pemenang. Meraih gelar dari bachelor hingga doktor di negeri Matahari Terbit harusnya dia sudah fasih makan makanan Jepang yang satu ini.

Akhirnya hanya saya en Dina yang ikutan sebagai peserta. Saya mendapat nomer urut 262 dan Dina nomor 236
Ini tempat saya untuk memecahkan rekor MURI di akhir October 2011. Rekor makan euy! 30 keping MAKIMONO harus saya lahap siang itu. Yang dinilai adalah yang paling cepat menghabiskan ke-30 keping Makimono tersebut sampai ludes...des...des....tuaaaapi lagi-lagi saya hanya menikmati kepingan - kepingan tersebut, apalagi peserta yang semeja dengan saya hampir semua-nya juga makan dengan santai...hehehe.
Jadi inget waktu ULovers Lomba Makan @ Chatterbox Plaza Senayan
 Panitia berkaos merah tampak rapi dan profesional mempersiapkan tempat kontes, bahkan penyelenggaraan kontes sangat "rapi" (ontime,tidak bertele-tele,tertib)

Dina yang sempet-sempetnya nyengir ke camera yang saya bidik. Kami mendapat tempat yang terpisah. Sepertinya memang sesama teman saling dipisah deh, karena di meja kami satu dengan yang lainnya tidak saling mengenal. Panitia khawatir kali ya kalau peserta dalam 1 meja saling mengenal, nanti pada saling ngebantu...alias curang ;-D Tetapi di meja saya justru pesertanya baik-baik kok. Salah 1 atribut saya yang terlepas aja dipasang lagi oleh peserta lain. Kami justru saling mengingatkan,misalnya,"Botol minuman udah boleh dikendurkan...." or "Kecap udah boleh dibuka...". Hohoho,ternyata peserta cepat-cepatan makan bukan berarti mereka seperti orang yang mau makan saingannya juga ya?! ;-D

Tuesday, October 18, 2011

Menikmati Makanan Serba Ikan @ Fish & Co

 Untuk yang ke-2 kalinya saya makan di Fish & Co. Kali ini makan dalam rangka ulang tahun Sekar tanggal 14 September 2011. Memilih lokasi di EX samping Plaza Indonesia karena yang terdekat dari rumah. Sayang banget ya nggak buka di Kelapa Gading, Pulo Mas, Rawamangun dan sekitarnya ;-)
Pesanan untuk cemilan bersama : Tuuuh,gambar diatas! ;-)

 Foto atas adalah pesanan saya malam itu. Fish and Paella (Nasi khas Spanyol yang dicampur kismis).Bendera Danish-nya melambangkan bahwa saya memesan Fish ala Danish.


 ^ Fish & Co EX : Sekar's Birthday 14 September 2011

^ Fish & Co Cilandak Town Square : Donnie & Mas Alief 's Birthday April 200

Friday, October 14, 2011

Delicious SEOUL Story (Contest)



Pengen deh ikutan event ini ;-)
Hadiahnya bisa jalan-jalan ke SEOUL. Asyik khan?? Siap-siap cari referensi untuk masak makanan Korea deh, barangkali Bulgogi yang seringkali saya makan ketika di Auckland New Zealand.
Pengalaman memasak di Gang Gang Sullai sepertinya belum cukup untuk memenuhi pengetahuan saya dengan kuliner Korea ;-) Minta cerita ke kedua kakak saya yang baru minggu lalu jalan - jalan di Korea??? Hehehe...mereka adalah penikmat kuliner yang baik, bukan juru masak yang baik ;-D

Thursday, August 25, 2011

Bukber di Tempat Bersejarah : Jun Njan Seafood Restaurant @ Grand Indonesia


Di hari ke-23 Ramadhan 1432 saya mendapat pengalaman kuliner yang sangat seru!! Berbuka puasa di tempat yang bersejarah bagi bangsa yang 6 hari sebelumnya merayakan hari kemerdekaannya yang ke-66. Workshop kuliner, ikutan games kuliner dan pastinya gratisan, bersama dengan blogger terpilih. Nama event-nya : BBB alias Bukan Bintang Biasa, eh maksudnya Buka Bareng Blogger...hehehe, tapi yang pasti malah BBBB alias Bukan Buka Bareng Blogger Biasa ;-) Berkah banget deh. Nikmat mana yang bisa kamu dustakan, Anna???
Okay, saya nggak ada maksud lebay apalagi alay memberi deskripsi seperti diatas, namun andai kalian mengerti sejarah apa yang ada di pengalaman kuliner ini, maka saya akan bercerita.

Warning : This is a long posting ;-)

Buka Bareng Blogger
Selama sebulan terakhir dalam seminggu saya berkunjung 2 - 3 kali ke Grand Indonesia. Ngapa'in sampai segitu seringnya ke sana? Numpang ngadem AC-nya yak?! Beuuh, gak segitu-nya kali. Bulan July 2011 saya hadir di event-nya hijab-scarft.com di Fimela House dan event-nya perusahaan kosmetika lokal bekerjasama dengan media radio di Palalada Cafe Alun Alun Grand Indonesia. Bulan Agustus ke event-nya Dove bekerjasama dengan Fimela House serta event grup media besar pada tanggal 13 Agustus 2011 dilanjutkan bukber dengan teman-teman di Food Louver. Di luar menghadiri event tersebut saya juga cinta dengan Gramedia yang termewah di Asia Tenggara plus ke bioskop-nya yang cozy itu, makanya saya seringkali ke Grand Indonesia.
Tetapi kok saya nggak dengar kabar mengenai 'Buka Bareng Blogger' yang diselenggarakan GI serta didukung oleh Multiply dan Fimela.com ya? Padahal saya juga memiliki 3 blog pribadi di Multiply (user : balqis57, kansas57 ) dan 2 blog seller di Multiply.

Para petinggi Grand Indonesia, Multiply dan Fimela.com yang pastinya tidak sedang berkaraoke :D


Detik terakhir barulah saya mengetahui mengenai 'Buka Bareng Blogger'. Alhamdulillah, rezeki gak kemana :) Walaupun sebenarnya saya udah konfirmasi bukber di apartment premium di Jakarta Selatan, tapi saya kok lebih sreg ke 'Buka Bareng Blogger' ya?
Beeerraaaaangkat!
(Eiiiit,eeeiiit...dikau mengerti lokasi Grand Indonesia khan? Kalau pasport-mu masih dikeluarkan oleh NKRI maka kamu wajib mengerti letak Grand Indonesia, sekalipun kamu bukan "anak gaul"...hehehe.Bunderan HI gitu loh, kalau belum bisa menemukan bangunan GI nan megah ini....wataaau!)


Grand Indonesia, I'm Coming!
Lancar-lah masuk ke Grand Indonesia.Hhmmm...kalau di GI saya terkadang senyum-senyum sendiri mengingat sejarah masa lalu saya yang indah :) Mengikuti Pemilihan Putri Citra di Bali Room Hotel Indonesia, menikmati bubur ayam yang terkenal di salah satu resto di HI. Di West Mall-pun sampai saat ini saya tidak bisa menebak tepatnya lokasi kelas saya saat kursus intensif bahasa Inggris di lembaga yang dulu berada di Hotel Wisata International.

Dengan mudah saya menemukan "Jun Njan Seafood Restaurant"
Berada di depan resto ini saya jadi teringat film Kung Fu Panda 2 yang baru saya saksikan 2 hari sebelumnya :)


West Mall Level 5 No. 11 A - B

Nuansa Pecinan begitu kental terasa di sekitar resto ini, walaupun tanpa menggunakan embel-embel 'Chinesse Restaurant', namun pengunjung pasti sudah menduga bahwa seafood yang tersaji disini berbeda dengan seafood ala Makassar atau Jimbaran. Penggunakan kata 'seafood restaurant' sebenarnya lebih memberi rasa aman bagi penganut keyakinan mayoritas penduduk Indonesia - termasuk saya. Andaikan yang tertulis di antara tulisan latin 'JUN NJAN' dan aksara China adalah 'Chinesse Restaurant' pastilah membuat sebagian orang untuk berbuka puasa akan "ketar ketir" ;-)
Suasana ruangan restaurant seakan menyambut pengunjung dengan keramahan Asia Timur di masa lampau (deeeuuu,kayak gue udah lahir aje?!), namun tidak melunturkan kesan modern. Kesan bahwa resto ini adalah resto modern yang diusung dari sejarah 3 generasi berhasil ditampilkan di JUN NJAN @ Grand Indonesia.
3 generasi??? Beneran tuh? Yup, Jun Njan Seafood Restaurant awalnya dibuka oleh Tjo Foek Lin dan Wong Njan Tjhoei di tahun 1956 (Beuuuh, umur Indonesia aja pada saat itu masih 11 tahun yak?!). Di tahun tersebut Jun Njan dibuka di Tanjung Priok Jakarta Utara oleh sepasang suami istri yang merupakan kakek dan nenek Koko Bobby yang pada saat 'Buka Bareng Blogger' menemani kami menikmati makanan yang disajikan oleh waiters/waitress-nya.

Koko Bobby (Maaf kalau salah dalam penulisan nama :)) dan Mas Adi (Warna sepatunya Mas Adi hore deh.Beli di GI khan,Mas? :D)

Menurut Koko Bobby JUN NJAN kini telah beroperasi hingga 12 restaurant di berbagai mall. Tetapi nama mall-nya nggak perlu saya sebutin ya. Kalau mau ke JUN NJAN langsung ke Grand Indonesia aja deh ;-D
Lah terus makanan dan minuman yang tersedia disini apa saja dong?!...Sabar, waktu bedug Maghrib masih beberapa menit lagi. Kalau saya ceritakan sekarang kalian bisa...glek,glek,sluuurp#berimajinasi.

Sebelum bedug Maghrib pandangin dulu deh peralatan makan yang akan digunakan.Sumpitnya kereeenzz,en sampai di rumah saya menemukan sumpit tersebut dalam goodiebag yang diberikan oleh Grand Indonesia.Duuuh,beneran sumpit ini dikasih ke kita khan ya?Saya bukan pengidap klepto kok,apalagi bulan puasa ginih :D
Sambil menanti azan Maghrib untuk Jakarta dan sekitarnya saya membolak-balik lembaran kertas bertuliskan Ramadhan Rhapsody : Buka Bareng Blogger. Tertulis menu untuk berbuka sekaligus dinner untuk kami.Manteeep,eeuuy,sajiannya tertata dari Entree sampai Dessert. Hhmmm, tapi kok beverage-nya pilihannya hanya Ice Tea or Hot Tea? Gak bisa bikin review minuman yang tersedia di resto ini dong? Hahaha....it's okay, karena kalau saya makan di resto biasanya saya hanya pesan Ice Tea kok :)

Interupsi! (Jiaaah,dah kayak anggota dewan) : Saya bahagia banget saat pihak JUN NJAN memutar lagu kebangsaan spiritual saya.Gak usah bingung, saya masih inget lagu kebangsaan Indonesia Raya kok.Lah khan baru seminggu sebelumnya dikumandangkan. Lagu yang diputar oleh JUN NJAN menjelang berbuka adalah Demi Matahari.What coincidence !Boleh dikatakan ini adalah afirmasi spiritual ...hmmm kalau si PO,Kungfu Panda tuh kalau melawan emosi/konsentrasi memejamkan mata sambil mengatakan 'inner soul' (kalau gak salah), sedangkan saya biasanya menggunakan lagu Demi Matahari.Thanks JUN NJAN, engkau begitu mengerti :)

Dug...dug...dug...(17.56 : Waktu berbuka untuk Jakarta dan sekitarnya)
Guys, selamat menikmati tajilan berbuka hari ini. Campuran buah melon,timun suri dan cincau hitam. Hihihi,diantara kami ada yang menanyakan apa nama sajian tersebut. Waiter-nya nggak ngerti dan menanyakan ke waiter lainnya, kemudian dijawab ke blogger yang tadi menanyakan. Jawabannya??? "Namanya Tajil,Bu." Bwahahaha....please deh,Teman,kasihan khan Waiter-nya.Pasti tajil tersebut bukan sajian yang tersedia di resto setiap harinya :)
Oy, event ini adalah BUKA Bareng Blogger, jadi doa-nya harus ditambah dengan "Allahumma laka sumtu wa bika aamantu wa 'alaa rizkika aftartu birahmatika ya arhamarrohimin"
Hhmmm..supaya kesan the real "Rhamadhan Rhabsody"-nya Grand Indonesia semakin kental :D



Workshop Kuliner dan Hidangan Pembuka
Sebelum berbuka puasa, menikmati berbagai macam hidangan kami mengikuti 'Workshop Kuliner'. Tahukah kamu apa yang menjadi bahan utama untuk workshop kuliner ini??? Loooobbsstteeerrrrrrrrr.....#eeeaaaa! Thanks,God ;-) Terserah deh kalau kalian menganggap saya kere karena lidah saya sudah sekian tahun tidak merasakan kerenyahan lobster. Ooooh,lovely lobster...terakhir saya menikmati hidangan ini ketika di Auckland New Zealand. Kali ini selain melepas kerinduan dengan lobster ini, kami juga mendapatkan hadiah istimewa, yaitu menikmati Lobster Salad ala Jun Njan sebagai penikmat pertama menu baru di resto ini.

2 chef mendemontrasikan pembuatan resep baru 'Lobster Salad ala Jun Njan'

Inilah menu baru yang siap dihidangkan Lobster Salad ala Jun Njan
Bahan yang digunakan antara lain : Lobster (pastinya!) , buah longan, daun lotus, mayonnaise,wijen.Lekker!
Sebagai makanan pembuka (Entree) ternyata masih ada lagi. Kami kembali disuguhkan makanan pembuka yang merupakan 'old time favourit'-nya Jun Njan, yakni : Steam Live Prawn alias udang rebus. "Apa istimewa-nya sih udang rebus? Dipinggir jalan juga banyak!" itu yang melintas di pikiran saya. Biar nggak penasaran saya menanyakan langsung ke Koko Bobby. Dan menurut beliau keunggulan Udang Rebus Jun Njan adalah mereka memiliki bumbu homemade warisan kakek-neneknya dan udang (jenisnya Udang Api) yang mereka sajikan juga merupakan udang segar. Rasa-nya manis dan segar. Begitu saya mencoba-nya....hhmmmm benar, kesegarannya begitu nyata ;-)
Yang lebih seru, kami harus mengikuti kompetisi sebelum melahap Udang Rebus ini. Kompetisinya adalah : Lomba Cepat-Cepatan Mengupas Udang! Yang menang mendapatkan voucher makan. Saya nggak menang, walaupun sebenarnya saya berhasil mengupas 8 udang dengan awut-awutan...hahaha...Ternyata doyan banget samaq udang bukan jaminan jago ngupas-nya juga. Walaupun sesudahnya oleh Tante Afung, salah satu pengelola resto kami diajarkan cara mengupas udang yang baik dan benar. Ingin tahu caranya? Silakan datang ke Jun Njan Grand Indonesia!
Selesai menyantap Udang Rebus tersebut kami langsung mencuci tangandi bowl mungil berisikan air teh yang dengan cekatan diambil kembali oleh waiter/waitress yang ada di sana. Khawatir kita minum ya,Mbak/Mas? :D


Mbak waitress membagi Udang Rebus secara rata untuk para Blogger

MAIN COURSE
Setelah menikmati makanan pembuka (Entree) maka makanan utama (Main Course) dihidangkan kepada kami.Nah, ini baru benar! Jun Njan menyajikan makanan-makanan tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.
Seringkali saya masuk ke suatu restaurant yang menghidangkan makanan tanpa aturan yang seharusnya. Bayangin, makanan pembuka dihidangkan saat makanan pembuka-nya belum dihidangkan. Yang parah lagi, dessert disajikan sebelum makanan pembuka dihidangkan! Kalau makan di warteg sih masih dimaklumi, tapi kalau cara penyajian seperti ini disajikan di restaurant besar...eeeaaaa!

Seafood Fried Rice

Hidangan Utama yang disajikan untuk kami, Blogger :
  1. Seafood Fried Rice (Small @ Rp 35.000, Medium @ Rp 55.000, Large @ Rp 75.000)
  2. Fried Squid with JN Sauce (@ Rp 63.000)
  3. Braised Soft Tofu with JN Sauce (@ Rp 46.000)
  4. Deep Fried Carp with Sweet and Sour Sauce (Medium @ 72.000, Large @ Rp 88.000)
  5. Fried Chicken with Butter Sauce ( @ Rp 49.000 )
  6. Black Pepper Beef (@ Rp 63.000 )
  7. Fried Prawn with Salted Egg Yolk ( @ Rp 88.000 )
Woooww...makanan utamanya komplit khan?!...Eh, belum,saya kok nggak melihat kepiting ya? Saya termasuk "penggila kepiting"! ;-D Gak apa-apa deh,toch di awal saya sudah sangat gembira karena bertemu dengan tambatan hati, Lovely Lobster , full dengan demo membuatnya pula :)



Gaya Blogger : Makanan utama sudah dihidangkan tidak langsung diserang. Makanannya malah disuruh narsis supaya hasil fotonya bagus ;-D

Makanan utama yang tersedia di sini nggak hanya itu kok.Masih ada puluhan menu lagi yang bisa kita pesan di sini. Untuk menu Appetizer kita bisa memilih Breaded Tahu dengan Saos Tartar, Lumpia Udang Mayonaise, Mantao Kecil Goreng dan Jamur Enoki. Makanan utama kita bisa memesan aneka Udang, Lobster, Kepiting, Cumi Cumi, Ikan, Burung Dara, Ayam, Kodok, Lindung ,Sayuran, Tahu, Nasi dan Mie. Tenang, nggak ada yang dari Babi ;-) Sedangkan Kodok, tergantung keyakinan masing-masing. Saya pribadi sih nggak mempermasalahkan selama kita tidak makan dagingnya, jadi oke-oke aja makan di resto yang menyediakan menu Kodok. Kalau menyediakan menu Babi...nah ini saya baru deh menjauh.
Untuk lebih yakinnya silakan baca fatwa MUI yang saya kutip di bawah ini :
MEMUTUSKAN
  1. Membenarkan adanya pendapat Mazhab Syafii/jumhur Ulama tentang tidak halalnya memakan daging kodok, dan membenarkan adanya pendapat Imam Maliki tentang halalnya daging kodok tersebut.
  2. Membudidayakan kodok hanya untuk diambali manfaatnya, tidak untuk dimakan. Tidak bertentang dengan ajaran Islam.
Jakarta, 18 Shafar 1405 H, 12 Nopember 1984 M
KOMISI FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA
Oh iya, di Jun Njan kita juga dapat memesan Soup, dan salah satunya adalah : SOP ISIT TELOR KEPITING #Eeeaaaa, sop favorit saya! Sayangnya tidak dihidangkan saat #BukaBarengBlogger , tapi gak masalah dong karena di bulan September 2011 saya Insya Allah akan kembali ke Jun Njan Grand Indonesia untuk menikmati sop ini dengan memanfaatkan voucher Rp 100.000 yang dihadiahkan kepada para Blogger. Harga Sop Isit Telor Kepiting-nya @ Rp 92.000.
Yap, ke JUN NJAN Seafood Restaurant @Grand Indonesia aku akan kembali ;-)




From Takjil to Dessert

Foto aktifitas Blogger pada saat #BukaBarengBlogger, Ada yang motret-motret pakai SLR (bikin saya meratapi nasib karena cuma pakai pocket camdig), Ada yang asyik ber-tweet ria (bikin saya mau mencelupkan hape ke dalam bowl pencuci tangan karena saya gak bisa nge-tweet dari hape - padahal itu tweetlive merupakan salah satu game di event ini), Ada yang nge-tweet dari iPad-nya (bikin saya mau guling-gulingan mengingat laptop saya yang rusak LCD-nya).Beuuuah, orang macam saya mau jadi Blogger Proffesional???! Dari gadget-nya aja sudah terlihat masa depan saya, mau jadi Blogger macam apa saya ini? :P
Timang timang lobster-ku sayang...

Tips :
  1. Ajak teman - teman untuk lunch atau dinner jika ingin berkunjung ke Jun Njan Grand Indonesia. Kalian bisa share jika perginya rame-rame, bahkan harganya bisa lebih murah dibandingkan kalian makan di fastfood dengan pesan masing-masing makanan.Menu-nya yang pasti lebih beragam dan sehat di Jun Njan.
  2. Kalau kamu ingin sendirian ke Jun Njan Grand Indonesia juga asyik kok. Tempatnya nyaman juga untuk menikmati 'me time'. Bahkan dengan anggaran Rp 100 ribuan kamu udah bisa menikmati hidangan di tempat berkelas ini. Seporsi 'Old Time Favorite' seperti : Cumi Goreng JN ,Ayam Kampung Rebus Special JN (1/2 ekor), Ikan Goreng Garing,Ikan Tim JN, Kailan Saos Tiram harganya sekitar @ Rp 48.000 sampai @ Rp 72.000.
  3. Sebenarnya kalau di resto ini kita jadi bisa belajar manajemen kuliner, karena oke banget khan tuh, resto 3 generasi.Bahkan bisa mengembangkan usaha kakeknya. Tapi kalau saya mengulasnya disini...jiaah,saya khan bukan lagi nulis karya tulis ilmiah ;-D
  4. Kita bisa pilih tempat di dalam ruangan atau teras restaurant. Saya sih lebih memilih menikmati seporsi Sop Asparagus Ayam dengan harga @ Rp 28.000 dibandingkan duduk di coffeeshop import yang harga segelas-nya lebih dari Rp 30.000. Kalau ketemu kenalan atau relasi khan kesannya lebih bergengsi gituh. Mereka bisa cerita,"Eh, kemaren gue ketemu Miss Eksis di Grand Indonesia loh, dia lagi makan sendirian di Jun Njan. Itu tuh resto China yang di lantai 5. Gaya banget ya dia...sendirian aja makannya disitu,pasti khan banyak duit tuh.Khan gak ditraktir sama siapa-siapa." #Loh??! :D

Thursday, August 18, 2011

Rice - Dharmawangsa Square

^ Fried Rice @ 32,500 ,- & Siew Mai @ 15,000 ,-

^ Koli Flower @ Rp 45,000 ,-

^ BBQ Chicken Rp 45,000 ,-


Dinner @ RICE Dharmawangsa Square
Sub Total Rp 230,000 ,-
Service charge 5 % , Pajak 10 %
TOTAL Rp 265,650 ,-
1 July 2011

Saturday, July 30, 2011

Miethai : Kembali Kunikmati


Sekali lagi, untuk ke-3 kali saya makan siang di Miethai dengan waktu yang lebih pantas sebagai waktu coffee break. Setelah kebut laporan observasi di kantor Markplus pusat saya dan Surya dengan perut kerucukan mencari makanan. Seperti biasa, selapar-laparnya saya pasti masih banyak mau juga....

Akhirnya menjelang jam 4 kami baru masuk ke Miethai Setiabudi Building. Soal Miethai sudah pernah saya ceritakan di blog ini juga khan? Silakan baca DISINI.



Makanan yang saya & Surya makan hari itu - Selasa, 26 July 2011 :
Ayam Kemangi
Tahu Tim
Mie Tom Yam
Nasi Putih
Singkong ala Thailand (Dessert)
Es Teh Tawar (Drink)


Foto makanan hasil jepretan saya menggunakan Canon Power Shot milik kantor yang sebenarnya untuk observasi...hehehe.Camera kantor dipakek untuk motret makanan ;-D

Thursday, July 7, 2011

Sushi Tei Suatu Sore


Selesai menyaksikan film Catatan si Boy di XXI Plasa Senayan, kami sempat makan-makan - sampai 2 resto (Chatterbox, Sushi Tei) dan 2 outlet foodcourt (KFC, Miefresh 0r Freshmie?) saya santap makanan-makanannya. Dina di foodcourt juga menyantap beberapa makanan dari beberapa outlet (kalau gak salah creepes, fro-yo,dan entah apalagi!). Pokoke bikin cewek-cewek yang diet super ketat or pelanggan klinik kecantikan njerit-njerit kalau lihat kami makan ;-D Terima kasih,Allah...telah Engkau anugrahkan kesehatan dan tubuh yang tidak mudah melar kepada hamba ;-)

Untuk cerita nontonnya lihat di multiply saya aja deh di : SINI
Sedangkan foto diatas adalah foto eksis saya dan Yuli ketika di Sushi Tei ;-) Foto dibawah, foto saya dan Dina ketika di Sushi Tei.Bisa kelihatan khan Sushi Caviar-nya ? ;-D


Sunday, May 15, 2011

ULovers Lomba Makan Aussie Beef Char Kwey Teaw




Didaftarin Yuli untuk ikutan acara yang satu ini,seperti biasa.Ini orang dalam acara-acara macam ini seakan menjadi autorespond daku deh...hehe.Saya sih cuma siap body berangkat aja pas hari-H-nya. Kali ini,dikarenakan kami berdua yang menang ,jadi masing-masing boleh membawa 1 orang teman. Saya mengajak Dina yang saat itu berubah nama menjadi Yuli, dan Yuli berubah nama menjadi Astrid ;-D

Kami bertemu Dina di depan Kinokuniya Plasa Senayan. Duduk paling depan, dan kami bertiga mengikuti Lomba (Cepat2an) Makan Aussie Beef Char Kwey Teaw. Saya dan Yuli(Astrid) mendapat kelompok ke-3. Sedangkan Dina mendapat kelompok-4. Ampun dah,peraturan lomba-nya mengharuskan peserta menggunakan sumpit yang disediakan oleh panitia. Sedangkan saya khan memiliki 'kelemahan' jika menggunakan sumpit, namun sebentar lagi bakal jago dah ;-D Yakin gak bakalan menang akhirnya saya menikmati makanan yang dihidangkan oleh Chatterbox tersebut. Sang MC alias Imam nampaknya mengerti bahwa saya sangat menikmati hidangan tersebut sampai komentar : "Ini lomba cepet2an makan ya,bukannya lomba menikmati makanan.." Hihihi..ngerti aja deh,Om! ;-p

Yang pasti lomba-nya saya nggak menang,tetapi saya menang doorprize-nya.Diundi dan menjawab pertanyaan.Pertanyaannya adalah "nomer telp delivery service-nya Chatterbox". Yang menang doorprize ada 2 peserta.Hadiahnya 2 CD (Saya dapat CG Whitney Houston and DJ Riri) + 4 voucher makan di Chatterbox.Alhamdulillah...

Foto saya dan Imam (koleksi FB UFm) ketika saya menerima doorprize.Kok,setelah saya edit di template foto ini kesannya jadi iklan optik ya sama Imam and anjing di belakang kami ;-p


Sunday, February 20, 2011

Suatu Pagi di My Cafe Medan

Saya : Mas,scramble egg-nya diacak2 ya (request.com)
Abang : Apa aja,Bu?
Saya : Ini...ini...ini (menunjuk2 bahan)
Abang : Iya....

*Menanti jeda....Si Abang Tukang bikin telor mempersiapkan masakannya.

Saya : Saya tunggu sini atau nanti diantar ke meja saya?
Abang : Nanti diantar...

*Saya kembali ke meja dan kursi kapasitas 2 orang yang berjejeran dengan Jln.Selat Panjang.Di hadapan saya telah terdapat sepiring besar berisikan secumit Nasi Goreng, Soun Goreng serta secangkir kopi dan juice Markisa khas Medan. Selang waktu 4 orang yang diantaranya bukan asli Indonesia duduk di seberang meja saya dan menuju ke "Abang Tukang Telor" , tak lama kembali ke meja mereka dengan tangannya membawa aneka gorengan telor di piring.
Spontan saya melirik tajam ke arah "Abang Tukang Telor" yang sedang dikerubuti tamu lainnya. Antara 2 - 3 menit dari lirikan itu saya-pun langsung menuju ke stand-nya! *pagi2 ngajak ribut nih orang!

Saya : Seharusnya khan saya duluan yang pesan.Kenapa orang itu yang dikasih? Tadi khan saya tanya apa saya harus tunggu disini atau di antar, kok katanya diantar? Tapi orang2 itu yang dikasih duluan.
Abang : Mereka pesan duluan...
Saya : Loh, saya datang duluan.Tadi tempat itu masih kosong waktu saya datang.
Abang : Tapi mereka pesan dulu...*ketakutan en alasannya gak banget!
Saya : Oh, emang bisa ya pesan telepon dari kamar sebelum tamu datang kesini?
Abang : Mereka pesan dari semalam...*berkelitnya hebat!Padahal semalam saya dinner di resto ini, dan aneh banget yak kalau pesan telor ceplok doang pesannya dari semalam ;-p
Saya : Waaah, kalau ngerti gitu sih saya pesannya pas waktu saya check in kamar aja yaaaa.....*Tamu cowok disebelah saya sibuk menahan cengir mendengar ledekan saya ke Abang Tukang Telor.

*Kali ini saya berdiri saja di depan stand telor ,"menodong" agar orang ini memasak telor untuk saya.
Saya : Saya pesan sekarang ya, tolong masakkan telor untuk saya sesuai yang saya katakan tadi. Bisa khan? Jadi besok pagi saya kesini pesanan saya harus udah jadi....
Abang Tukang Telor itu terdiam,tp sepertinya sih dalam hati panic....Hahaha, makanye gak usah berkelit dengan blo'on gitu dah! ;-p

Kesan Breakfast hari ini di My Dream Hotel Medan tak sebaik dinner saya di resto yang sama tadi malam. Untuk dinner semalam TOP punya deh! Sup Kepiting yang kepiting-nya sebanyak itu hanya dibandrol Rp 10.000,- +10% dan Nasi Goreng Seafood @ Rp 17.500,- + 10%. Harga di hotel berbintang 3 loh! Mantap bangeeet....relatif aman untuk saya yang bukan peng-konsumsi B2 yang banyak dijual disekitar hotel.

Friday, January 7, 2011

7 Hari 2011 Apa Yang Sudah Saya Makan???

Tak terasa seminggu sudah saya menjejakkan kaki di tahun 2011. Apa saja ya yang saya makan??? Ih apa maksud-nya sih mengingat apa saja yang sudah makan?? At least ada record-lah untuk mengetahui kesehatan saya dikemudian hari. Alhamdulillah sih hingga saat ini saya diberkahi oleh Yang Maha Kuasa kesehatan yang luar biasa baik ;-) Nikmat mana hayo yang bisa kita dustakan?...
Bersyukur pula bahwa saya diberikan rezeki yang banyak oleh Yang Maha Pemberi Rezeki. Rezeki bukan dalam wujud nilai tunai uang ya, karena seringkali saat uang di dompet/tas/ATM hanya Rp 50.000 ,- namun saya bisa makan di suatu tempat yang nota akhirnya sampai mencapai lebih Rp 500.000 ,-. Jujur deh, nggak pakai cuci piring setelah itu...hehehe.

Let's check deh...
Tanggal 1 January 2011 sekitar 2 jam dari firework La Piazza berdentum saya, Amel,Abi,Tias,Inu,Umi dan Bimo makan di pelataran apartement Kelapa Gading. Tepatnya di tenda seafood 'Ratu Kepiting' yang sayangnya sang kepiting sudah habis. Yaaa, namanya juga udah memasuki waktu sahur, so kita kedapatan yang masih ada aja. Apa aja ya? Seingat saya aya,, Puyung Hai...dan apalagi ya? Lupa ah, pokoke pagi itu yang bayarin Bimo yang juga mengantar saya dengan Honda Odyssey-nya pulang ke rumah.
Siangnya saya makan di rumah Mbak Naning di Cibubur, dengan menu Udang Goreng Mayones, Sapo Tahu dan Mie Ayam Pangsit. Sebelumnya sih sempat makan spageti paket goceng-nya KFC berdua Fajar di Rawamangun Square.

Tanggal 2 perut kerucukan, saya langsung kabur naik angkot ke Mall Kelapa Gading. Keluar pagar rumah seorang diri, diangkot sih bareng penumpang lain...hehehe. Hanya mengeluarkan uang Rp 2500 ,- dari depan rumah ke depan pintu Mall Kelapa Gading saya langsung menuju The Food Temptation. Pukul 15:26 bertransaksi Top Up Cash di kasir. Setor Rp 20.000 ,- hanya untuk mengetahui saldo di Licence to Eat Card yang saya miliki. Kemudian langsung melesat ke 'My Hanoi Express' yang merupakan "anak" dari 'My Hanoi House : Vietnamese Bistro'. Kali ini saya memesan 1 Vietnam Noodle Chiken (Mie goreng agak lebar bertabut ayam) yang satu bowl-nya Rp 10.000 ,-...murah khan? Minumnya Ice Lemon Tea.

Merasa perut belum kenyang saya pindah tempat ke 'Ichiban Sushi' yang masih di foodcourt MKG 3. Kali ini memesan Sanshoku. Namanya kok kayak my family name sih?whehehe....Artinya Ikan Koi kali yaa? Kalau di Ichiban Sushi sini sih harganya Rp 17.000 ,- berisikan 6 keping buntelan nasi yang membaluti Ikan Salmon, Telor dan Kepiting. And baru kali ini loh saya menyantap cemilan Jepang (pakai sumpit) ini dengan lahap-nya, bahkan kecap yang awalnya sudah saya masukkan washabi udah mau saya tenggak tuh.Padahal di New Zealand saya seringkali ditraktir makanan ini, tapi saya hanya makan 1 - 2 keping , itu-pun dengan perlahan sambil meringis-ringis. Bahkan saya bisa loh bikin cemilan ini, diajarin sama teman Jepang saya ;-) Ssttt...di resto-resto Jepang "berlampu merah", katanya menghidangkan makanan ini dari body cewek yang terbaring...yaks, Tuhaaaan...sadarkanlah mereka!
Sebenarnya perut belum kenyang, namun mengingat kita harus berhenti makan sebelum kenyang maka saya segera meninggalkan tempat makan yang terletak di lantai 3 ini.

Tanggal 3 take away dari Warung Pasta Rawamangun untuk makan malam, menu-nya Snow in Sahara ukuran Small dan Tuna Chunk. Total yang harus dibayar Rp 35.075 ,-
Tanggal 6 balik lagi ke Warung Pasta Rawamangun...lagi-lagi take away sepulang dari kerja. Kali ini pesan Spicy Hot ukuran Medium plus Tuna Chunk (lagi). Yang harus dibayar Rp 42.550 ,-. Warung Pasta Rawamangun imut banget, jadi saya lebih prefer takeaway kalau ingin menikmati aneka makanan yang sangat menimbulkan gairah (loh?!) ini. Sayangnya nih kalau takeaway packaging-nya menggunakan styrofoam!Nggak ramah lingkungan banget sih?! Besok-besok saya harus bawa perkakas milik saya ah...(makanya jangan pernah absen membawa perkakas yang ramah lingkungan,An!).

Tanggal 5-nya seperti biasa...kalau lunch dekat kantor saya seringkali kabur ke Mall Ambassador. Janjian sama Ika Azkaa di foodcourt-nya, dan kali ini saya menyantap Bakso Tom Yam dengan Es Teh Tawar di Papa Tom Yam. Masih ditambah lagi Empek Empek Bangka dari Dessert. Ika yang sebenarnya sudah makan sebelum bersama saya sampai dikomentarin,"Itu makan siang atau wisata kuliner?!" Hahaha...asyiknya kami berdua adalah sulit menjadi gemuk walau makan udah kayak orang ngamuk!